Pagi itu seperti rasa dalam asa..
Ada seutas harapan yang ingin kuraih
mimpi2 yang terkadang harus berjalan tidak seindah harapan..
Pegang sebentar tanganku Tuhan..
Rasanya banyak hal yang tidak mungkin nyata dari semua mimpi yang sering kusebut
terlepas harapan itu adalah asa untuk bahagia, asa untuk sejahtera, hingga asa untuk bisa selalu tersenyum menatap hari...
Maaf Tuhan, ketika kami sering lupa menyapamu dalam setiap hari yang kau anugerahkan..
Dan namaMu kadang tak tersebut saat kami mencoba memaknai satu per satu renca yang sudah Kau siapkan atas kami..
Dan ketika malam menjelma..
kedekap tangan didadaku..
ada airmata menetes...
Tuhan aku rindu padaMu...
Aku rindu sapaan hangatMu lewat cobaan2 yang tanpa sadar dapat kami lalui dan kami yakini itu adalah campur tanganMu yang membantu kami melewati semua itu.
Aku sayang padaMu Tuhan..
Entah dengan cara seperti apa aku harus berucap..
Batas Picik pikiran umatMu ini mungkin terlalu rendah untuk bisa berucap sayang padaMu...
Tapi Kupercaya JanjiMu Tuhan..
Engkau yang tak pernah meninggalkan kami,
Engkau yang selalu menerima dengan sukacita kedatangan anak2 ke dalam pangkuanMu
dan Engkau Bapa yang tak akan pernah membiarkan domba2Mu yang Kau sayangi pergi menjauh dariMu
Aku mencintaiMu Tuhan, seperti juga Engkau mengasihi kami dalam setiap hari kami..
Ada seutas harapan yang ingin kuraih
mimpi2 yang terkadang harus berjalan tidak seindah harapan..
Pegang sebentar tanganku Tuhan..
Rasanya banyak hal yang tidak mungkin nyata dari semua mimpi yang sering kusebut
terlepas harapan itu adalah asa untuk bahagia, asa untuk sejahtera, hingga asa untuk bisa selalu tersenyum menatap hari...
Maaf Tuhan, ketika kami sering lupa menyapamu dalam setiap hari yang kau anugerahkan..
Dan namaMu kadang tak tersebut saat kami mencoba memaknai satu per satu renca yang sudah Kau siapkan atas kami..
Dan ketika malam menjelma..
kedekap tangan didadaku..
ada airmata menetes...
Tuhan aku rindu padaMu...
Aku rindu sapaan hangatMu lewat cobaan2 yang tanpa sadar dapat kami lalui dan kami yakini itu adalah campur tanganMu yang membantu kami melewati semua itu.
Aku sayang padaMu Tuhan..
Entah dengan cara seperti apa aku harus berucap..
Batas Picik pikiran umatMu ini mungkin terlalu rendah untuk bisa berucap sayang padaMu...
Tapi Kupercaya JanjiMu Tuhan..
Engkau yang tak pernah meninggalkan kami,
Engkau yang selalu menerima dengan sukacita kedatangan anak2 ke dalam pangkuanMu
dan Engkau Bapa yang tak akan pernah membiarkan domba2Mu yang Kau sayangi pergi menjauh dariMu
Aku mencintaiMu Tuhan, seperti juga Engkau mengasihi kami dalam setiap hari kami..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar